masukkan script iklan disini
Jakarta,lenteranews.info -
Kabar duka menyelimuti industri perbukuan Tanah Air. Penulis Chandra Bientang meninggal dunia pada Selasa (25/3) pukul 00.11 WIB di RS Hermina Kemayoran Jakarta Pusat, dini hari tadi.
"Telah berpulang dengan damai Selasa, 25 Maret 2025 pukul 00.11 WIB di RS Hermina Kemayoran Ny Chandra Bientang Anggarie tutup usia 36 tahun. Disemayamkan di Rumah Duka Carolus lantai 6," tulis keterangan yang diterima.
CEO Noura Publishing Suhindrati Shinta pun membenarkan kabar tersebut. "Kami merasa kaget dan sedih sekali mendengar kabar duka ini. Ketika bertemu di acara Bincang-Bincang Batu Berkaki di Kongsi 8 Minggu 16 Maret lalu, beliau menyatakan akan istirahat dulu, bahwa Batu Berkaki adalah buku terakhir, setidaknya tahun ini," katanya ketika dihubungi redaksi detikpop.
Pihak penerbit pun tak menyangka itulah isyarat terakhir dari Chandra Bientang sebelum pergi untuk selamanya.
"Beliau penulis yang cerdas, tekun, sekaligus sangat rendah hati. Semoga inspirasi dari karya yang pernah ditulisnya akan abadi di hati pembacanya," sambungnya.
Nama Chandra Bientang sebelumnya pernah meraih emerging writer di ajang Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2019. Ia memulai kariernya sebagai penulis konten dan cerpenis.
Sosoknya dikenal sebagai penulis bergenre thriller yang sukses menerbitkan novel Dua Dini Hari dan Sang Peramal yang membawanya meraih IKAPI Awards 2022 sebagai rookie of the year atau penulis pendatang baru.
Tahun lalu, ia baru saja merilis Batu Berkaki dan menyambangi kantor detikcom untuk ngobrol soal karya terbarunya. Lewat karya terbarunya, ia jadi penulis urban thriller yang menjanjikan.
Kepada redaksi detikcom, Chandra cerita sejak kecil sudah tertarik dengan buku-buku bergenre urban thriller dan detektif.
"Saya sudah baca Lima Sekawan dan buku misteri, mau nggak mau terbawa ke tulisan dengan gaya serupa. kalau aku menulis dengan genre lain, nggak ada seekspresif lain, memang suka menulis teka-teki," katanya saat menyambangi kantor detikcom pada 19 Desember 2024.
Kepergian Chandra Bientang bawa duka mendalam bagi industri buku bergenre thriller. Di Tanah Air, tak banyak penulis yang konsisten menulis cerita serupa sejak awal terbit. Selamat jalan Chandra Bientang...
Sumber : detikpop