• Jelajahi

    Copyright © Lentera News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Halaman

    Audit Inspektorat Pulpis Diduga Manipulasi Temuan Kerugian Satpol PP, Publik Desak Transparansi

    Jumat, 28 Maret 2025, Maret 28, 2025 WIB Last Updated 2025-03-28T09:15:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Pulang Pisau,lenteranews.info -

    Temuan awal hasil audit Inspektorat Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) di Kantor Satpol PP Pulpis dengan angka Rp. 603.601.964. Namun
    angka itu berubah. Hal itu setelah adanya dugaan main mata antara Kasat Pol PP Pulpis dengan pihak Inspektorat, Jumat (28/3/2025).


    Berdasarkan dari informasi yang dihimpun media ini, terungkap, bahwa temuan awal adanya kerugian yang terdiri dari kekurangan pembayaran oleh Bendahara kepada PPTK Bidang sekitar Rp 54 juta, BBM fiktif Rp 103 juta, makan minum kegiatan fiktif sekitar Rp 109 juta, dan belanja rutin yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau tidak ada SPJ nya sekitar Rp 326 juta, selisih pembayaran pembelian motor Rp 2 juta, dan SPPD kelebihan bayar Rp 7 juta. 


    Adapun nilai yang disebutkan di atas, merupakan hasil audit pertama yang diberitahukan Inspektorat Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dengan total Rp 603.601.964. Jumlah ini merupakan hasil temuan pertama. 



    Namun, setelah adanya dugaan "lobi" antara Kasat Pol PP Pulpis dengan Inspektorat, nilai temuan berubah drastis. Salah satu yang mencolok adalah hilangnya temuan SPJ kegiatan fiktif yang sebelumnya mencapai Rp 326 juta. Kini, total yang harus dikembalikan oleh pihak Satpol PP hanya sekitar Rp 250 juta.



    Kasus ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik suap dan korupsi dalam proses audit. Jika dugaan ini benar, maka ada pelanggaran serius yang dapat berujung pada tindakan hukum. 



    Kasat Pol PP Pulpis dan Kapala Inspektorat ketika dikonfirmasi melalui via WhatsApp namun tidak respon. Hingga berita ini diturunkan, agar pihak Inspektorat maupun Satpol PP Pulpis dapat memberikan klarifikasi dan keterangan lebih lanjut.



    Karena dalam hal ini, masyarakat sangat berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH), dan Kejaksaan Negeri Pulpis, sigap dan tanggap untuk menyelidiki kasus ini demi transparansi dan keadilan. 






    Sumber : Indometro.id
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Politik

    +